Beberapa bulan terakhir, banyak tim keuangan mulai merasakan hal yang sama.
Proses pelaporan pajak terasa lebih ketat. Data yang dulu “masih bisa dirapikan belakangan”, kini langsung terdeteksi tidak sinkron.

Bukan tanpa sebab.
Direktorat Jenderal Pajak sedang bergerak menuju sistem Coretax, di mana data transaksi, pajak, dan laporan keuangan saling terhubung lebih dalam. Artinya, pendekatan lama yang bergantung pada rekap manual mulai kehilangan relevansinya.

Perubahan ini bukan sekadar soal pajak.
Ini soal kesiapan sistem bisnis.


CORE TAX BUKAN MASALAH, TAPI TANDA PERUBAHAN

Banyak perusahaan menganggap Coretax sebagai “beban baru”.
Padahal, Coretax hanyalah cermin.

Cermin yang menunjukkan apakah:

  • Data penjualan konsisten dengan laporan keuangan

  • Bukti potong sejalan dengan pencatatan akuntansi

  • Faktur pajak benar-benar merepresentasikan transaksi riil

Masalah muncul bukan karena aturannya baru, tetapi karena sistem internal belum terintegrasi.


DI SINILAH BANYAK BISNIS MULAI TERSENDAT

Di banyak perusahaan, data masih tersebar:

  • Penjualan di satu sistem

  • Keuangan di Excel

  • Pajak dikerjakan terpisah

Ketika Coretax menuntut konsistensi data, tim keuangan dipaksa bekerja ekstra. Bukan karena mereka kurang kompeten, tapi karena sistemnya tidak dirancang untuk era keterhubungan data.

Di titik ini, efisiensi bukan lagi soal cepat atau lambat.
Tapi soal aman atau berisiko.


SINTESI ERP: MENYIAPKAN BISNIS UNTUK ERA DATA TERHUBUNG

Sintesi ERP dikembangkan dengan satu pendekatan utama:
semua proses bisnis harus berbicara dalam satu bahasa data.

Penjualan, pembelian, keuangan, hingga pajak berada dalam satu alur yang sama.
Bukan untuk menggantikan peran tim, tapi untuk menghilangkan pekerjaan manual yang rawan kesalahan.

Ketika data sudah rapi dari hulu, proses seperti:

  • eFaktur

  • eBupot

  • pelaporan berbasis Coretax

bukan lagi pekerjaan lembur, melainkan proses sistematis.


YANG BERUBAH BUKAN HANYA CARA LAPOR, TAPI CARA MENGAMBIL KEPUTUSAN

Perusahaan yang siap secara sistem tidak hanya lebih patuh pajak, tapi juga:

  • Lebih cepat membaca margin

  • Lebih akurat melihat arus kas

  • Lebih percaya diri saat audit

Di tengah tren digitalisasi pajak dan peningkatan transparansi, sistem bukan lagi pendukung bisnis.
Ia menjadi fondasi keputusan.


PENUTUP

Perubahan regulasi akan terus berjalan.
Pertanyaannya bukan apakah bisnis harus menyesuaikan, tapi seberapa siap sistem Anda mengikuti perubahan itu.

Sintesi ERP hadir untuk perusahaan yang ingin melangkah lebih tenang di tengah perubahan.
Bukan dengan kerja ekstra, tapi dengan sistem yang memang dirancang untuk masa depan.

Pelajari lebih lanjut di sintesi.id dan lihat bagaimana sistem terintegrasi membuat bisnis tetap relevan, aman, dan efisien.